KEJARI SIBOLGA MELAKUKAN PEMUSNAHAN 60 KARTON ROKOK ILEGAL DAN NARKOTIKA

Perisitiwa, Terbaru580 Dilihat

Lidiknews.com , Sibolga|Kejaksaan Negeri kota Sibolga melakukan pemusnahan barang bukti dari 25 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap (Inkrah) mulai sejak Januari Mei 2024.

Pemusnahan barang bukti perkara itu, yaitu, berupa Narkotika jenis ganja seberat 357,04 gram, sabu-sabu seberat 34,43 gram dan rokok (Ilegal,red) tanpa lebel pita Bea Cukai sebanyak 600.000 batang yang dilakukan didepan halaman Kantor Kejari Sibolga. Kamis (20/6/2024) pagi.

Kepala Kejaksaan Sibolga (Kejari), Syaifful Alam Yuliastana langsung pimpin pelaksanaan pemusnahan tersebut dan dihadiri beserta jajarannya dan juga perwakilan dari Pengadilan Negeri Sibolga, Polres Sibolga, dan Polres Tapteng serta pihak terkait lainnya.

Perkara yang sudah dirincikan, yaitu, perkara yang sudah inkrah dari Januari sampai Mei 2024. Untuk Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ini, 16 perkara KAMNEGTIBUM (Keamanan Negara, Ketertiban Umum) untuk Oharda (Orang dan harta benda) 8 perkara, dan untuk Bea Cukai ada 1 perkara yaitu rokok ilegal,”ujar Syaifful didampingi Kepala Seksi Intelijen. Dedy Saragih, kepada wartawan.

Proses pemusnahan barang bukti perkara terhadap Narkoba untuk Ganja dimusnakan dengan cara dibakar sementara untuk sabu-sabu diblender.

Tadi kita musnakan dengan cara kita bakar (ganja,red). Untuk sabu-sabu seberat 34,43 gram tadi kita musnakan dengan cara kita masukin ke mesin blender kita siram air langsung di blender, hancur, langsung kita buang ke closet, jadi enggak ada bekas,”kata Syaifful.

Sementara untuk barang bukti rokok ilegal, lanjut Syaifful, 40 kotak rokok merk HD, sebanyak 400.000 batang dan 20 kotak rokok merk Luffman, sebanyak 200.000 batang yang dimusnakan dengan cara dibakar didalam tong.

Barang bukti tersebut perkara sudah inkrah dan sudah tidak ada upaya hukum lagi, sehingga segera kita lakukan pemusnahan,”ucapnya.

Syaifful juga menyebutkan, barang bukti perkara yang telah inkrach tersebut merupakan perkara yang disidangkan di Pengadilan Negeri Sibolga bersama Kejari Sibolga yang terjadi di wilayah kerjanya yakni, Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng.

Kaperwil|kennedi fransisko pakpahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *